MIMPI MILI & MIKI
( sebuah
cerita, perjuangan dan cinta )
Perjalanan hidup seseorang memang
terkadang berbeda-beda, karena hidup menuntut kita untuk mandiri, berdiri
sendiri setelah lahir, dilahirkan dari wanita tangguh didunia, ialah sosok ibu,
mampu berdiri bukan dengan hanya menggunakan satu kaki, tapi kedua kaki ini
berhasrat untuk menjelajah dari satu
tempat ke tempat lainnya, memenuhi segala pemenuhan ilmu dan materi yang
membuat menjadi berisi, namun terkadang membuat diri menjadi kikir dan lupa diri
setelah semua itu didapati. Tapi tak semua seperti itu, inilah kehidupan yang
penuh drama musikalisasi, bagai dalam pertunjukkan pentas seni, menari, dan
dramatisasi dalam scenario.
Berbicara tentang hidup,
janganlah melihat dari satu sisi kehidupan saja, terkadang orang-orang melihat
hanya dengan satu mata saja hanya karena ingin merendahkan apa yang dilihatnya,
padahal kedua matanya masih normal untuk mampu melihat subjek dan objek yang
dilihat. Direndahkan dan merendahkan adalah suatu tindakan yang diluar batas
normalisasi, bukan untuk dianjurkan melainkan terlalu banyak orang melihat dan
menilai dari sisi perspektif apa yang dikira jelek, bukan membahas apa yang
bagus dari yang dilihat. Dunia terlalu lapang untuk orang-orang yang mempunyai
sifat seperti ini, dan terasa sempit bagi yang terhina karena ucapan-ucapan
yang tak bermakna, yang ditujukkan hanya untuk mencela. Pemikirian seperti ini
tidaklah harus dibiarkan, semakin terhina semakin pula orang yang terhina
tersebut semakin jatuh dan yang meghina semakin merasa diatas hanya karena
ucapan dan tingkah yang tidak wajar. Zaman dari tahun ke tahun sudah berbeda,
kemajuan tidak bisa terbendung lagi, zaman milenial sebutlah itu sekarang.
Zaman dimana orang-orang lebih mementingkan kecanggihan dibandingkan obrolan
dengan temen dihadapannya. Hal tersebut terbilang wajar, kemajuan tidak bisa
dicegah, kita hanya perlu menyaring mana yang cocok dan baik digunakan mana
yang tidak untuk keperluan hidup.
Kehidupan di tiap-tiap manusia
memang berbeda-beda, ada yang terlahir dalam kondisi sempurna, kaya raya, semua
kebutuhannya terpenuhi dan ada pula yang terlahir dalam kondisi pas-pasan, atau
dibilang butuh perjuangan lebih untuk mengubah menjadi lebih baik lagi. Ya…
hidup adalah perjuangan untuk mengubah suatu hal dari yang dirasa kurang baik
dan kurang mencukupi, menjadi hal yang baik dan tercukupi. Untuk itu perlulah
interaksi didalamnya, karena manusia ialah makhluk social yang hidup atas
bantuan atau pertolongan orang lain, jangan pernah merasa yakin bahwa bisa
sendiri, karena butuh masukkan dari orang-orang sekitar dalam prosesnya.
Proses adalah tanda perjuangan
dalam menggapai hasil yang diinginkan. Terkadang hasil yang didapat tidak
sesuai ekspetasi, tapi tentulah tidak ada proses dan perjuangan yang sia-sia.
Semua proses yang dilakukan baik mendapati hasil yang sukses maupun gagal, akan
membekas menjadi pengalaman yang bernilai, jangan merasa diri tak berguna lagi
ketika hasil yang didapati ialah gagal. Tetap tegakkan kepala dan tatap
pandangan kedepan, memulai dan berusaha kembali akan lebih baik ketimbang harus
berhenti dan memilih berhenti tanpa hasil. Gagal adalah sebuah ujian dalam
menapaki langkah untuk maju, tidak ada hal yang diperoleh dengan mudah, tentu
perlu keringat, perjuangan, dan semua hal yang dikeluarkan dalam proses
menggapai hal yang diinginkan. Catat baik-baik semua hal yang ingin dituju dan
harapan yang hendak dicapai, buat target dalam menentukkan kapan hendak harapan
tersebut dapat terwujud. Tetap optimis dalam menjalani hidup, gagal tidak akan
ada artinya bila berhenti, gagal yang berarti ialah memulai dari awal, koreksi
apa yang harus dibenahi dan jalani prosesnya dengan penuh semangat.
Suatu ketika hadirlah MIMPI MILI
& MIKI, ialah manusia yang terlahir dengan sejuta impian, cita dan harapan,
namun terbelakangi kondisi hidup yang berbeda-beda, terlahir dari keluarga yang
berbeda. Disatu sisi dalam kondisi sederhana dan yang satu dalam kondisi kaya
akan materi, tahta dan jabatan dan satu lagi yang mempunyai mimpi yang banyak
dan besar terhadap kehidupannya kelak dimasa depan.
MIMPI adalah seorang laki-laki
yang terlahir dalam kondisi keluarga yang pas-pasan, pekerja keras, dan
mempunyai impian untuk mengubah kondisi keluarganya di masa depan.
MILI adalah seorang perempuan
yang berparas ayu, kalem dan penuh aura dalam memikat hati pria, namun bukan
berarti mudah ditaklukkan, karena sosok yang sederhana membuat dirinya tetap
tegar dalam menjalani kehidupannya.
MIKI adalah seorang laki-laki
yang terlahir dari keluarga kaya raya, memiliki harta yang berlimpah ruah,
ganteng dan pandai memikat hati wanita yang ia inginkan.
Pada desember tahun 1995, di
rumah sakit sehat sentosa, terdapat 3 pasien ibu-ibu yang hendak melahirkan. Pada
suatu malam lahirlah ketiga bayi dari masing-masing ibu tersebut dan salah satu
suster ternyata salah menaruh tempat tidur bayi, dan sampai saat sekarang pun 2
dari 3 orang tua bayi tersebut tidak menyadari bahwa anaknya tertukar.
Mimpi bersekolah di SMPN Suka
Makmur, disetiap harinya sebelum berangkat sekolah ia hendak membantu ibunya
berjualan, mulai dari membantu menyiapkan keperluan dapur dan warung, sampai
berjualan di lingkungan sekolahnya. Pada tahun 2010, mimpi duduk dibangku
sekolah kelas 3 SMP, dan inilah waktu disaatnya mimpi mencatat beberapa
impiannya di masa SMA nantinya, tentunya ia tahu perjuangannya akan lebih berat
dari apa yang dirasakan saat masih SMP.
Ibu
Mimpi : Nak, sudah kamu jangan capek-capek, kamu kan nanti mau berangkat
sekolah, lebih baik simpan tenagamu untuk belajar disekolah nanti.
Mimpi : ga apa-apa ko bu, kan mimpi sudah
biasa bantu ibu tiap pagi biar ibu ga sendirian dan kecapean buat nyiapin bahan
jualan nanti. Lagi juga kan warung ibu tiap pagi belum di bereskan buat jualan.
Biar mimpi bantu aja. ( dengan jawaban halus dan senyuman )
Ibu
Mimpi : duh duh anak ibu rajin banget toh, sehat terus ya nak, biar bisa bantu
ibu. ( dengan merangkul dan memeluk mimpi )
Mimpi : Iya bu, ibu juga sehat selalu ya,
jangan kecapean, inget kata dokter kan ibu jangan cape-cape karena penyakit ibu
suka kambuh. ( dengan senyuman )
Ibu
Mimpi : Aamiin … ya sudah inikan sudah jam 6, waktunya kamu berangkat sekolah
nak, jangan lupa ya belajar yang rajin, jangan focus sama jualannya.
Mimpi : siap bu bos, mimpi berangkat sekolah
dulu ya bu, oia yang ini titipan buat pak raden ya bu, karena kemarin pak raden
nitip pesenan 1 nasduk (nasi uduk). ( sambil mencium tangan ibu )
Ibu
Mimpi : iya nak, hati-hati ya.
Mimpi : Assalamu’alaikum…
Ibu
Mimpi : Wa’alaikumsalam…
Sesampainya disekolah, mimpi
langsung diserbu teman-temannya yang hendak membeli nasduknya. Beberapa teman
sekelasnya pun ikut membeli, dan para guru pun ikut juga membeli, karena mimpi
terkenal dengan kepandaiannya dan rajin dalam sekolahnya. Tiap pembagian rapor
ia selalu mendapatkan peringkat teratas, maka ia dijuluki teman-teman
sekolahnya sebagai SI SMARTHER.
Nindi : mimpi, aku beli nasduk 1 ya, tapi aku yang ga pake sambal
ya.
Mimpi : oke siap, nin. Yang ini ya. ( sambil ngasih nasduk )
Nindi : niih uangnya pi. ( sambil ngasih uang )
Mimpi : terima kasih ya di.
Andi : pi, aku 1 juga ya, tapi porsi nya yang banyak yah hehe
maklum aku dari semalam belum makan nih. ( sambil mengelus perut ).
Mimpi : hha kamu mah tiap pagi begitu terus an, kapan sih aku ngasih nasduk sedikit ke kamu.
( sambil ketawa dan menyiapkan nasduk )
Andi : hha bisa aja kamu pi, oia gimana kabar ibu kamu ? aku
sudah lama ga main kerumah kamu nih, ya kali aja aku dikasih nasduk yang lebih
banyak lagi hha
Mimpi : Ibu ku Alhamdulillah baik , an. Cuma kata dokter harus lebih banyak istirahat dan jangan terlalu capek. Huh kamu mah makan terus yang
dipikirin.
Bel berbunyi tanda masuk jam
pelaajaran, saatnya mimpi dan teman-temannya hendak masuk ke kelas. Pada suatu
ketika jam istirahat tiba, mimpi sedang menjajaki jualannya ke jalanan sekolah,
tiba-tiba ia melihat seorang perempuan yang pertama kali ia lihat berbeda. Ia
sedang latihan upacara, kebetulan itu hari sabtu, dan seninnya waktunya
perempuan tersebut menjadi anggota upacaranya. Mimpi pun terperangah dan
dikagetkan sama andi yang kebetulan menemani ia jualan.
Andi : woyyy….kenapa pi ? ko bengong , hayo lagi liatin siapa ?
Mimpi : hhe enggak ko, Cuma bengong aja tadi. Kepikiran ibu dirumah.
Andi : ah kamu, kalo boong tuh keliatan dari muka kamu pi,
ngeliatin cewek itu ya ? hayo udah mulai ada rasa-rasaan nih,
Mimpi : ih kamu apa sih, kan aku tadi udah bilang Cuma bengong aja.
Andi : loh loh ko ngegas sih, uuh kamu bilang aja mau tau nama si cewek itu, tenang aku tahu ko siapa dia .
Mimpi : hmmm mmm… kamu tau siapa dia ?
Andi : tuhkan kamu ketahuan lagi fall in love pada pandangan
pertama, namanya itu santi. Ia murid terpintar dikelasnya, kebetulan sewaktu
kelas 3 ini ia baru pindah dan masuk sekolah kita. Orang tua nya salah 1 guru
disini.
Mimpi : oh begitu, hhe makasih ya udah kasih tau,
Andi : iya sama-sama, jangan lupa ya nasduk 1 gratis,hehe
Mimpi : ah kamu, iya nanti kalo kamu main kerumahku.
Mau tau siapa sih sosok santi
yang baru dikenal oleh mimpi ???
Tunggu kelanjutannya minggu besok
ya, Insya Allah bakal update tiap minggunya
( pandangan pertama terkadang
membuat rasa penasaran dan pandangan pertama pula yang membuat rasa menjadi
berlebihan. )