Friday, December 20, 2019

KAMUFlase Diri (3)

KAMUFlase DIRI



KAMUFlase Diri (3)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Salam semangat kawan,
Gimana kabarnya ? Semoga dalam kondisi sehat dan bahagia semuanya. Aamiin.

KESABARAN

Manusia diciptakan sebagai Khalifah di muka bumi ini, untuk senantiasa menjaga dan merawat seisi bumi ini tanpa harus merusak dan menimbulkan sesuatu musibah. 


Setiap Diri.

Setiap diri mempunyai sifat dan kepribadiannya masing-masing,
 terkadang ada yang menyukai, dan terkadang ada juga yang membenci.
Namun, dibalik itu semua, kembali lagi ke diri pribadi masing-masing, karena yang berhak menjalani hidup ya diri kita masing-masing, suka atau tidak sukanya orang lain kepada kita itu biar menjadi penilaian orang. Tugas kita ialah jalani hidup kita, tanpa harus mengusik kehidupan orang lain atau juga harus menjadi orang lain. 

Jadi diri pribadi itu penting, karena yang dibutuhkan ketika orang lain bertemu dengan kita ialah menjadi sebenar-benarnya kita. 
Lalu, bilamana kita dirasa kurang cukup baik, apa yang harus dilakukan ?
Baik atau tidak cukup baiknya diri kita harus bisa disadari, karena secara tidak langsung akan berdampak pada lingkungan sekitar maupun pribadi. 

Hal yang harus dilakukan ialah, menilai diri sendiri sudah sejauh mana melangkah untu k berbuat kebaikan dan menjadi pribadi yang lebih baik ketimbang yang lalu. Lalu, bila memang ada yang kurang atau dirasa ada yang tidak tepat pada diri kita, seharusnya cepat disadari untuk belajar memperbaiki apa yang kurang tepat dan kurang baik. Kita tidak bisa mengecap diri kita sudah baik atau belum, karena semua itu akan terlihat ketika apa yang sudah kita lakukan. 

Misalnya, memulai kebaikan dari segi internal pribadi ( makan dan minum dengan duduk, biasakan membaca Do'a, atau berpenampilan sopan ).
 Ya itu hanya baru dari segi pribadi, lalu bagaimana ketika kita memulai kebaikan dari segi eksternal ?
Semisalnya ( membiasakan peka terhadap keadaan, bilamana ada teman yang membutuhkan bantuan, sesegera mungkin kita mambantu atau juga dengan menjaga persahabatan baik kepada orang sekitar ).

Monday, December 9, 2019

KAMUflase Diri (2)



KAMUflase Diri (2)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hai kawan, gimana kabarnya ?
Semoga dalam kondisi sehat dan baik ya. Hehe...
Siapapun yang sedang bahagia , maka teruskan lah bahagianya, jangan lupa bersyukur ya . :)

Menjadi Diri Sendiri...

Yapp... Kita semua berhak menjadi diri sendiri, karena diri kita ialah diri kita, bukanlah orang lain dan tak harus memaksakan untuk menjadi orang lain. Apapun yang ada pada diri kita sepatutnya disyukuri dan diterima dengan lapang dada, karena inilah Ciptaan-Nya. 

Kita Adalah...

Sesuatu yang ingin bersama, namun masalah bukanlah sesuatu penghalang bagi kita untuk menyatu. Kita yang selalu melangkah bersama dalam suka dan duka, membersamai dalam mendukung satu sama lain, merangkul ketika terjatuh. Jarak bukanlah penghalang, justru itulah bagaimana terciptanya kerinduan saat raga tak bersama, saat wajah tak lagi bertatap, dan mulut tak lagi menyapa, namun selalu Do'a terbaik bagi kita berdua. 

Berbahagialah...
Karena kita pantas bahagia .
Jangan jadikan kesedihan sebagai penghambat dan melemahnya hati.
Karena disekelilingimu banyak orang yang peduli akan dirimu. 
Langit membiru diatas awan,
Ditemani udara yang sejuk dikala pagi,
Sebegitu lah sikap dan parasmu yang indah dan menawan,
Saat itulah bergetarnya hati dan diri yang enggan beranjak pergi.

Jatuhkan hati pada orang yang benar-benar tepat,
Orang tepat membuat setiap diri bahagia, tidak menyakiti dan setia dalam menemani atau bahkan kalau bisa membuat jauh lebih baik lagi ketimbang yang lalu.

Orang yang baik datang pada waktu yang tepat, sebaik-baik orang tersebut ialah yang mengutarakan niat baik dan membersamai dalam suka dan duka.
Ia yang tak harus mengubahmu menjadi seperti yang ia minta, tapi ia yang menerima apa kekurangan dan kelemahan yang ada pada dirimu, serta menyempurnakan.


Image by : adk_art


Sudahkah kamu menemukan dan mendapatkannya ?
Bilamana sudah, maka...

Bersyukurlah...
Semoga itu seseorang yang benar-benar baik dan didatangkan pada waktu yang tepat untu menyempurnakanmu.

Atau belum...

Maka bersabarlah ...
Tetap Ikhtiar dan Istiqomah,
Mudah untuk dikatakan, tapi berat dijalankan,

Karena itulah ujian, untuk mengetes sejauh mana Hamba-Nya untuk bisa naik level ke LEBIH BAIK.

Ambil yang baik dan pantas dilakukan, buang yang buruk.
Maaf bila ada salah kata.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Monday, November 25, 2019

KAMUflase DIRI (1)

K A M U flase D I R I


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Salam semangat sobat, brother, sister, agan, akhi, ukhti yang masih JOMBLO atau emang lagi SENDIRI hehehe

Gimana kabarnya ? Pada sehat kan ?

Kali ini ijinkan gua mau ngebahas tentang KAMUflase DIRI.

Agak menerka nerka kah kalian ? Iya begitu juga dengan jodoh, ga ada yg tau kan, siapa tau yg baca ini ada gitu jodohnya ketemu hehe...

Menjadi diri sendiri itu lebih baik ketimbang harus memaksa meniru orang lain yang membuat diri sendiri itu tidak nyaman, karena seseorang yang mencintaimu itu akan menerima dirimu seutuhnya tanpa harus menjadi orang lain.

Banyak diluar sana yang masih terus berjuang dengan kehidupannya, entah itu dengan pendidikannya, pekerjaannya atau juga mencari pasangan hidupnya. Tapi semisalnya saja,,,
Kita hanya diam, tanpa membuat perubahan atau usaha, lantas apakah kita bisa mendapatkan itu semua ?

Logikanya ialah ketika kita berusaha mencari, pasti akan mendapatkannya entah itu didapatkan dengan segera ataupun membutuhkan waktu untuk bisa kita terima. 
Jelas harus ada niat dan usaha dalam menggapainya, lalu bilamana dalam prosesnya yang didapati sebuah kegagalan, jangan LESUH, PATAH SEMANGAT, Teruslah berdiri dan mencoba kembali. Misalnya saja, gagal mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan, padahal perusahaannya bagus, ternama, rata rata gaji ditempat itu juga lumayan, jenjang karir menjanjikan, lantas haruskah kita memaksakan bekerja disitu ?

Yappssss... Ambil hikmahnya,,, jika gagal, maka belajar lalu coba kembali, tidak ada yang tidak mungkin. Karena perihal rejeki itu bukan hanya di satu tempat saja, Allah SWT Yang Maha Baik, jadi ga mungkin melihat Hambanya itu dalam kesusahan. Berbaik sangka lah, barangkali bilamana kita ditempatkan di perusahaan tersebut karena ada Riba nya dan Mudharatnya lebih besar, maka dari itu kita diberikan kegagalan dan mencoba ditempat yang lain, tempat yang lain itu (Pilihan dari Allah SWT ) karena pilihan kita itu belum tentu pilihan Allah SWT, sedangkan pilihan dari Allah SWT sudah tentu pilihan untuk kita dan terbaik. 

Lalu bagaimana kita tahu (kalo itu Pilihan dari Allah SWT) Wallahu A'lam Bishawab...
Yang jelas selagi yang kita rasakan dan dapati itu membawa kebaikan, InsyaAllah itu pilihan dari Allah SWT. Ini sama juga dengan hal hal lain nya, bukan hanya perkara pekerjaan saja.



Monday, November 11, 2019

Senja di Ujung Danau

Senja di ujung danau



Sore itu begitu indah, ya saat dimana senja mulai menampakkan keindahannya.

Apalagi saat ditemani orang terkasih, dipinggir danau sambil menaiki bebek"an, kalo orang kampung mah. Hhe.

Ya senja memang terlalu indah jika dilewatkan sendiri, kadang mengajak teman untuk bisa saling bertukar pikiran, berkomunikasi atau sambil gitaran dipinggir danau yang tentunya pasti tak sepi.

Dari yang udah-udah, cukup mengeluarkan uang 5 ribuan aja untuk beli segelas minuman agar bisa menghilangkan haus dan menemani saat-saat senja nampak.

Sebut saja itu SETU PENGASINAN. kalo orang Depok, sawangan khususnya Parung pasti tahu dan mayoritas pernah kesana.

Bersepedaan saat sore pun cukup menjanjikan mengeluarkan keringat dan sambil buang lemak .hhe

Bukan itu aja, banyak tempat spot foto yang oke, kalo yang hobi berfoto ke socmed pasti ga akan rugi ketempat ini karena gratis, cuma kalo naik bebekan dan minum yang bayar kalo beli, kalo gratis ya minum air danaunya. Hhe

Saran sih, kalo bisa ajak keluarga, teman dan kekasih disaat weekend, karena Bagus dan cocok untuk tempat wisata sederhana tapi bakal puas.

Dan disana juga banyak saung", warung yang bagus dan cocok untuk berkumpul, murah meriah.

Yang belum pernah ke danau Setu, kuy Deket ko. Cukup ketik aja di Gmaps Setu pengasinan, langsung muncul.

Kuy capcus, yang jomblo, yang suami istri, anak-anak,,,


Tuesday, August 6, 2019

Mas Patah dan Mba Hati ( Patah Hati )

Dengan membaca tulisan ini, maka jangan 100% percaya pada tulisan ini. bukan berarti pengalaman pribadi bukan juga kisah yang belum nyata.




“ Saat Kau telah hancurkan hati dan perasaan seseorang,

tetapi orang tersebut masih menanyakan kabar tentangmu dan peduli denganmu,

serta masih ada senyuman dan kelembutan dari dirinya,

sungguh ialah orang yang tulus dan kesalahanmu telah membiarkannya pergi “



Berbicara tulus atau tidaknya seseorang pada kita, tentu tidak ada yang mampu menebak dengan mudah dan memahaminya dengan penuh akal dan logika. 

Namun, setiap orang pasti akan bisa membedakan mana yang benar-benar tulus dalam memberi dan menerima dan mana yang hanya berpura dalam memperlihatkan ketulusan tersebut. 

Pada awalnya memang setiap perasaan itu hadir dengan penuh kemanisan, keharmonisan tercipta saat dua insan saling mengerti bahwa bahagia itu universal, tidak mengenal siapa orangnya, darimana kalangannya, dan kapan harus berbagi kebahagiaan, serta dalam bagaimananya kebahagiaan tersebut tercurah dan tersampaikan hanya setiap pribadi yang bisa memberi.

Sebut saja ia Mas Patah yang tergila-gila dengan pujaan hatinya yang disebut sebagai Mba hati. Waktu memang tidak ada yang bisa menebak kapan manusia saling di pertemukan dengan manusia yang lain untuk saling silaturahim atau sekedar bertegur sapa.


“ pertemuanmu dengannya adalah awal mula dari cerita yang bakal tertulis dicatatan kertas kosongmu.

Dalam setiap ceritanya, dirimu tidak bisa menebak, mana yang akan kamu tulis terlebih dahulu, bahagia atau kesedihan ?

Karna itu tergantung pada dirimu dan dengannya yang memegang penanya “.

Mas fatah hanya lelaki polos, yang belum paham akan arti mencintai, menyayangi seseorang, akan tetapi dalam hatinya ada ketulusan yang mendalam.

Pada suatu gelapnya malam dalam perjalanan,

Mas fatah berkata 

bolehkah aku berkata padamu, rindu. Nyatanya aku bukanlah orang belum tentu baik untuk awal pertemuan kita, aku pun bukan seseorang yang pandai berjanji lalu ditepati, dan aku juga bukan yang pandai dalam mencairkan suasana. 1 hal yang harus kamu tahu, nilailah aku dari apa yang aku lakukan untukmu, bukan dengan apa yang aku katakana, karna lewat kata bisa saja itu hanya sekedar kata, namun apa yang aku perbuat untukmmu itu benar nyatanya ketulusan hadir dari diriku untukmu, jadi pahami baik-baik akan diriku “

Mba hati menoreh kearah mas fatah dengan senyuman, seolah meyakinkan,

“ dalam gelapnya malam, kamu tahu apa yang membuat perjalanan kita menjadi terang ? cukuplah akan kehadiranmu dan kehangatanmu dalam membuktikan dengan tindakanmu, aku tak peduli dengan apa yang kamu katakan dan janji yang sering kau ucapkan, hatiku merasa, jika dirimu cukup gagah dan berani, jangan jadikan ucapan dan janjimu hanya omongan belaka. Sejatinya kamu adalah lelaki, dan aku adalah perempuan yang kadang tergiur rayuan manismu, maka jangan pernah tinggalkan kesendirian dalam perjalanan ini “


“ janji ialah suatu ucapan yang belum benar terbukti adanya,

Sedangkan bila (ia) yang kau utarakan dalam janji tersebut,

Jangan biarkan (ia) hanya sekedar ucapan lalu terlupakan,

Jadikan (ia) nyata dan bahagia karna janji yang kau ucapkan “

Suatu ketika, mba hati sangat membenci mas fatah, lantaran tak kunjung ia temukan kecocokan dalam komunikasi dengan mas fatah. Kejenuhan dan kegagalan di masa lalu menghantuinya, rasa putus asa terus mendorongnya untuk segera menyudahinya.

Berbeda dengan mba hati, mas fatah masih tetap teguh dan menyadari bahwa ia salah dan segera belajar dari kesalahan tersebut. Namun semakin ia menyadari, semakin kuat rasa percaya akan perasaannya kepada mba hati. Nyatanya ia masih saja belum belajar dengan baik, masih saja selalu salah dimata mba hati.

hati, maafkan atas kesalahan yang ku perbuat terus menerus, ini hanya keegosianku yang belum memahamimu secara utuh. Beri aku waktu dan proses dalam hal ini “


“ apa yang kamu mau mas fatah ? nyatanya kesalahan ini terus berulang, kamu sepertinya tak pernah belajar dengan baik dari kesalahan yang kamu perbuat. Aku lelah, maafkan aku yang masih harus jujur padamu, luka dan ketakutan ku di masa lalu ku masih belum pulih seutuhnya, rasa benci dan kecewa pada seseorang masih saja berkata dalam hati dan pikiranku. Jadi pahamilah lukaku masih teramat sakit, dan  ku pastikan sudahi saja perjalanan kita sampai disini saja. Kita tidak ada kecocokan dalam hal apapun “


“ hati, ku mohon berikan aku kesempatan lagi, beri aku waktu sejenak untuk merenungi dan intropeksi salahku padamu. Bilamana hatimu masih ada luka di masa lalumu, kenapa tidak jujur dari awal, kenapa kamu katakan disaat rasaku padamu terus tumbuh, bukankah itu sama saja melukaiku ? sudah lupakan tentang itu, ku mohon Tarik ucapan mu tentang pisah, bukankah sudah ku utarakan dari awal, aku bukanlah orang yang belum tentu baik, baik dalam ucapan dan janji, aku hanya membuktikannya lewat tindakan “.



“ kadang serapat apapun kamu menutupi luka di masa lalumu, 
selalu ada hal yang terbaca dari luka tersebut. 

Jangan korbankan orang terdekatmu dan baru dalam kehidupanmu hanya karna kamu masih menyimpan luka di masa lalumu. 

Karna pada dasarnya orang tersebut hanya mau mengubah lukamu menjadi bahagiamu, walau butuh waktu, namun percayalah ia itu tulus dalam memberi dan menerima, walau belum sesempurna pada apa yang ada di masa lalumu. 

Sungguh tidak adil bilamana kamu masih membahas masa lalumu, karna ini tentang sekarang dan masa depan. 

Orang yang tulus tidak akan menyerah dalam sebuah keputusan yang pahit, namun ia akan pergi bila memang sudah waktunya tuk pergi dan jangan penah tanyakan lagi apa itu ketulusan, karna itu semua sudah tergambar dari dirinya dan pengorbanannya dalam mengubah masa lalumu. 

Percayalah, ia bukan orang yang bodoh dalam menerima kenyataan, ia hanya berat dalam melangkahkan kaki tuk pergi pada 1 hati yang sudah ia yakini bakal ia labuhkan seluruh hatinya, walau hanya baru sebentar ia di pertemukan “.

Sunday, March 31, 2019

Hujan Membersamai Kita

Hujan membersamai kita


Nampaknya bertemu denganmu adalah suatu ketidaksengajaan dan harapan memilikimu ialah suatu hal ketidakmungkinan.

Nyatanya, rindu itu hadir saat kita sama-sama tak bersama, ketika genggaman tanganmu tak lagi ku genggam, dan pundakku serasa kosong tak ada haluan kepalamu.

Mengingat kembali saat itu, hentakkan langkah kaki selalu menjadi saksi destinasi tujuan perjalanan kita, mulut yang tak henti-hentinya memuji dan bercanda.

Mengingat kembali saat itu, saat ku terjatuh, kau lah yang pertama membangunkan ku, saat ku tak mampu meredam amarahku, kau lah air dalam bara api dalam tubuhku.

Mengingat kembali saat itu, saat kendaraan yang kita tumpangi mengalami kendala, kau lah yang setia menemani ku mendorong, kau lah yang setia menunggu dalam lamanya perjalanan, kau lah yang selalu tersenyum menenangkan jiwaku.

Mengingat kembali saat itu, saat kau hendak kemana, akulah yang setia menjemputmu, akulah yang setia mendengarkan keluh kesahmu, akulah tameng saat kau tak mampu bangkit.

Mengingat kembali saat itu, rasanya waktu berjalan begitu cepat atau aku dengan...

kebodohanku meninggalkanmu,
kebodohanku membiarkan jatuhnya air matamu,
kebodohanku melukai hatimu,
kebodohanku mendustai cinta yang hampir sempurna tapi ku nodai.

Hujan membersamai kita,

membersamai di setiap derai air mata terjatuh,

membersamai penghentian langkah kaki,

membersamai untuk sama-sama menutup buku perjalanan kisah yang mustahil bisa terulang kembali.

(setiap cerita ialah kenangan, tanya pada dirimu, sudah sejauh mana dirimu melupakan kenangan atau jangan-jangan dirimu masih berjalan bersama kenangan ? )

Saturday, March 23, 2019

APAKAH AKU SEDANG JATUH CINTA ?
(ungkapan untuk sang adinda)


Assalamu’alaikum…

Hai bro,sis, gimana kabarnya ? semoga dalam kondisi sehat semua ya, Aaamiin.. maaf ya udah lama ga update, karena lagi belum nemu mood yang pas buat nulis. J. Disini gua akan bahas tentang “ APAKAH AKU SEDANG JATUH CINTA ?”. ya…akhir-akhir ini gua banyak mengamati updatean temen-temen di medsos, banyak yang saling sindir tentang kata-kata, atau juga yang lagi asik berduaan sama si doi.


APAKAH AKU SEDANG JATUH CINTA ?

Mungkin cinta adalah anugerah terindah yang Allah SWT kasih dan titipkan pada setiap makhluk ciptaan-Nya. Kita sebagai manusia kadang suka mengalami dan merasakannya. Deksripsi cinta menurut gua pribadi ialah rasa yang berlebihan. Mengapa disebut rasa yang berlebihan ? jawabannya sih tergantung pada setiap individu yang mengalaminya. Karena cinta dapat dirasakan pada tiap makhluk, bukan hanya manusia, hewan, tumbuhan pun mereka bisa juga merasakannya. Jadi, ungkapannya dan tindakannya aja yang harus dibedakan, tidak perlu menyamakan dengan hewan dan tumbuhan, karena manusia sudah punya akal sendiri untuk mengungkapkannya secara rasional dan tentunya jangan seperti hewan dan kucing. Ungkapkan cinta pada waktu yang tepat ?



1.    Jatuh cinta pada saat Ibadah Kepada-Nya.

Setiap manusia terutama umat beragama pasti pernah mengalami yang namanya sedang khusyuk-khusyuknya ibadah. Terkadang kalo udah seperti ini rasanya dunia menjadi tenteram dan tenang karena sudah melekat dengan Tuhan. Hal ini dibuktikan dengan Ibadah secara terus menerus, tanpa lalai, tanpa lelah dan mengeluh. Wajib dan sunnah dikerjakan semata-mata untuk meraih Ridho-Nya, segala kebaikan pun dikerjakan, karena mereka yakin bahwa hidup dunia ini hanya sementara dan numpang lewat saja. Akan ada kehidupan selanjutnya setelah mati, karena itu mempersiapkannya jauh lebih baik ketimbang hidup dunia dengan penuh tipu daya dan berpoya poya yang melalaikan.



2.   Jatuh cinta pada sesama manusia.

Jatuh cinta itu ialah perasaan yang luar biasa, diungkapkan dengan penuh kebahagiaan dan dijalankan dengan penuh suka cita. Bagi kaum muda mudi, mungkin sering mengalami perasaan ini dan paling sering juga mengungkapkannya lewat kata-kata dan tindakan. Pada saat berdua dengannya terasa dunia hanya milik berdua dan tak ada yang lain. Awal berjumpa biasa saja, perjumpaan selanjutnya menimbulkan Tanya, “ siapa ia ? yang membuat hatiku berdeguk kencang saat didekatnya, mata tak berkedip ketika memandangnya dan merasa nyaman bersamanya “. 

Pertemuan selanjutnya mencoba mencari tahu tentangnya, dan akhirnya bertemu tak disengaja disuatu persimpangan. “ bolehkan lebih kenal lagi tentangmu, agar Tanya ini akan selalu ada jawabnya, siapakah adinda ? “ Tanya itu meyakinkanya untuk bisa lebih kenal dengan sang adinda, walau itu pertemuan kedua , rasanya terlihat sudah bukan 2 x bertemu. Dan akhirnya pun merasa merajut asa untuk menjalin hubungan melebihi pertemanan, hampir di tiap hari mereka bertemu ditempat yang sama, berbicara dan membahas hal-hal yang beda di tiap harinya. Lelaki itu pun terlihat nyaman bersama sang adinda, namun tidak dengan adinda, karena ia baru pertama kali sedekat ini dengan sang lelaki dan akhirnya ia memutuskan untuk merajut hubungan melebihi pertemanan dengan lelaki tersebut. 

Ada kegelisahan yang muncul di tiap kali mereka bertemu, namun sang adinda tak sedikitpun menampakkannya, karena ia pandai dalam menutupi. Pada suatu ketika, sang adinda memberanikan diri berbicara “ maaf, sepertinya ini pertemuan yang terakhir kalinya, jika kakanda serius da nada niat lain selain apa yang sudah kita jalankan, bertemu saja dengan ayahanda adinda, selebihnya biar Allah SWT yang mempertemukan kita kembali di lain kesempatan”. Lancang sang adinda berkata dan mimik mukanya pun tak ada sedkit pun senyum kepada lelaki tersebut. Namun sepertinya perkataan tersebut tidak membuat lelaki itu gentar dan mundur, ia terlihat merenung dan raut wajahnya seperti gundah. Suatu malam, nampaknya ia mencoba melebarkan sejadahnya dan serayak berdo’a “ Ya Robb, Engkaulah Yang Maha Menunjukkan Jalan yang lurus, Engkaulah Tuhan Yang Maha Memiliki Kebenaran, Ya Rohman Ya Rohim, Tuhan Yang Maha pengasih dan Penyayang, Tuhan Yang Maha Mendengarkan, Hamba memohon Kepada-Mu perkenankan Hamba untuk memohon pertolongan dan petunjuk dari-Mu. Jika memang ia seseorang yang Engkau titipkan untuk melengkapkan separuh agama dalam hidup Hamba, perkenankan mohon mudahkan dan dekatkan. Jika memang bukan, mohon jauhkan dari segala hal-hal yang Engkau Larang, Ya Robb” Nampak jelas air matanya bercucuran dan mulutnya terus berkata dan memohon, sepertinya ia menyesali perbuatannya hingga apa yang terjadi sekarang tidak pernah terpikir dibenaknya. 

Adzan Subuh pun berkumandang, ia lanjut melangkahkan kakinya ke Masjid. Setelah Sholat Subuh selesai, nampaknya ia benar-benar serius dan ingin menimba ilmu akan permasalahan yang ia alami saat itu. “ …Pak Ustadz, apa yang harus saya lakukan “. Tanya lelaki tersebut dengan wajah lebam dan kantung matanya yang kian terlihat. “ Istikharahkan saja, dan jangan pernah dekati makhluknya, dekati saja yang Menciptakannya, Allah SWT. Karena pada dasarnya pilihan terbaik dan tepat datang atas Ridho orang tuamu dan Allah SWT. “ jelas perkataan Ustadz tersebut, nampaknya lelaki tersebut tahu betul apa yang selanjutnya ia lakukan.

Ia pun bertanya dan menceritakan semua permasalahan yang sedang ia hadapi kepada orang tuanya. Dan orang tuanya pun meminta ia untuk terus berusaha, jika memang benar lakukan saja dan perjuangkan.
Keesokkan paginya setelah Ba’da Subuh ia pun bergegas dengan penuh keyakinan untuk bertatap muka langsung dengan ayahanda sang adinda. Pagi tersebut nampaknya menjadi hal yang sulit untuk dilalui, hujan deras pun datang, membasahi dan membanjiri jalanan, namun dengan tekad dan niat baik ia pun ijin kepada orang tuanya untuk bisa melanjutkan perjuangannya. Sesampainya ditujuan, pakaiannya pun Nampak basah dan ia pun bergegas mencari alamat yang dituju. 

“ Assalamu’alaikum… selamat pagi ayahanda adinda, mohon maaf bila mengganggu waktunya, perkenalkan saya… saya temannya adinda, dan saya kesini ijin ingin menyampaikan suatu hal. Kalo boleh saya jujur, saya pernah menjalin hubungan dengan adinda, akan tetapi kami pun memutuskan untuk tidak melanjutkan dan tidak ada pertemuan lagi. Saya secara pribadi mohon maaf atas kejadian tersebut dan tanpa seijin ayahanda bertemu dan mendekati adinda. Namun tujuan utama saya kesini, bukanlah untuk menyampaikan hal tersebut. IJINKAN SAYA UNTUK BISA MEMINANG ADINDA, ayahanda. Mungkin saya bukanlah dari orang yang bergelimang harta, saya hanya pengemudi ojek online yang baru lulus dan belum bekerja, penghasilan saya pun pas-pasan, namun dengan niat Lillahi Ta’ala saya yakin bahwa dengan menikah akan membuka pintu rejeki dan keberkahan lainnya. Saya tidak bisa menjanjikan apapun kepada ayahanda dan keluarga, karna saya takut bila umur saya tidak cukup untuk menjanjikan hal lainnya akan menjadi hutang bagi saya, saya hanya bisa pastikan adinda bisa bahagia bersama saya dalam hubungan yang halal dan selebihnya biar kami berdua untuk berusaha membina rumah tangga yang sakinah, mawadah dan warohmah. Mohon maaf bila saya begitu lancang atas penyampain saya, apakah ayahanda mengijinkannya ???

Ceritanya dilanjut di updatean selanjutnya ya…


Wassalamu’alaikum…

Saturday, January 12, 2019


MIMPI MILI & MIKI
( sebuah cerita, perjuangan dan cinta )

Perjalanan hidup seseorang memang terkadang berbeda-beda, karena hidup menuntut kita untuk mandiri, berdiri sendiri setelah lahir, dilahirkan dari wanita tangguh didunia, ialah sosok ibu, mampu berdiri bukan dengan hanya menggunakan satu kaki, tapi kedua kaki ini berhasrat untuk  menjelajah dari satu tempat ke tempat lainnya, memenuhi segala pemenuhan ilmu dan materi yang membuat menjadi berisi, namun terkadang membuat diri menjadi kikir dan lupa diri setelah semua itu didapati. Tapi tak semua seperti itu, inilah kehidupan yang penuh drama musikalisasi, bagai dalam pertunjukkan pentas seni, menari, dan dramatisasi dalam scenario.

Berbicara tentang hidup, janganlah melihat dari satu sisi kehidupan saja, terkadang orang-orang melihat hanya dengan satu mata saja hanya karena ingin merendahkan apa yang dilihatnya, padahal kedua matanya masih normal untuk mampu melihat subjek dan objek yang dilihat. Direndahkan dan merendahkan adalah suatu tindakan yang diluar batas normalisasi, bukan untuk dianjurkan melainkan terlalu banyak orang melihat dan menilai dari sisi perspektif apa yang dikira jelek, bukan membahas apa yang bagus dari yang dilihat. Dunia terlalu lapang untuk orang-orang yang mempunyai sifat seperti ini, dan terasa sempit bagi yang terhina karena ucapan-ucapan yang tak bermakna, yang ditujukkan hanya untuk mencela. Pemikirian seperti ini tidaklah harus dibiarkan, semakin terhina semakin pula orang yang terhina tersebut semakin jatuh dan yang meghina semakin merasa diatas hanya karena ucapan dan tingkah yang tidak wajar. Zaman dari tahun ke tahun sudah berbeda, kemajuan tidak bisa terbendung lagi, zaman milenial sebutlah itu sekarang. Zaman dimana orang-orang lebih mementingkan kecanggihan dibandingkan obrolan dengan temen dihadapannya. Hal tersebut terbilang wajar, kemajuan tidak bisa dicegah, kita hanya perlu menyaring mana yang cocok dan baik digunakan mana yang tidak untuk keperluan hidup.

Kehidupan di tiap-tiap manusia memang berbeda-beda, ada yang terlahir dalam kondisi sempurna, kaya raya, semua kebutuhannya terpenuhi dan ada pula yang terlahir dalam kondisi pas-pasan, atau dibilang butuh perjuangan lebih untuk mengubah menjadi lebih baik lagi. Ya… hidup adalah perjuangan untuk mengubah suatu hal dari yang dirasa kurang baik dan kurang mencukupi, menjadi hal yang baik dan tercukupi. Untuk itu perlulah interaksi didalamnya, karena manusia ialah makhluk social yang hidup atas bantuan atau pertolongan orang lain, jangan pernah merasa yakin bahwa bisa sendiri, karena butuh masukkan dari orang-orang sekitar dalam prosesnya.

Proses adalah tanda perjuangan dalam menggapai hasil yang diinginkan. Terkadang hasil yang didapat tidak sesuai ekspetasi, tapi tentulah tidak ada proses dan perjuangan yang sia-sia. Semua proses yang dilakukan baik mendapati hasil yang sukses maupun gagal, akan membekas menjadi pengalaman yang bernilai, jangan merasa diri tak berguna lagi ketika hasil yang didapati ialah gagal. Tetap tegakkan kepala dan tatap pandangan kedepan, memulai dan berusaha kembali akan lebih baik ketimbang harus berhenti dan memilih berhenti tanpa hasil. Gagal adalah sebuah ujian dalam menapaki langkah untuk maju, tidak ada hal yang diperoleh dengan mudah, tentu perlu keringat, perjuangan, dan semua hal yang dikeluarkan dalam proses menggapai hal yang diinginkan. Catat baik-baik semua hal yang ingin dituju dan harapan yang hendak dicapai, buat target dalam menentukkan kapan hendak harapan tersebut dapat terwujud. Tetap optimis dalam menjalani hidup, gagal tidak akan ada artinya bila berhenti, gagal yang berarti ialah memulai dari awal, koreksi apa yang harus dibenahi dan jalani prosesnya dengan penuh semangat.

Suatu ketika hadirlah MIMPI MILI & MIKI, ialah manusia yang terlahir dengan sejuta impian, cita dan harapan, namun terbelakangi kondisi hidup yang berbeda-beda, terlahir dari keluarga yang berbeda. Disatu sisi dalam kondisi sederhana dan yang satu dalam kondisi kaya akan materi, tahta dan jabatan dan satu lagi yang mempunyai mimpi yang banyak dan besar terhadap kehidupannya kelak dimasa depan.

MIMPI adalah seorang laki-laki yang terlahir dalam kondisi keluarga yang pas-pasan, pekerja keras, dan mempunyai impian untuk mengubah kondisi keluarganya di masa depan.

MILI adalah seorang perempuan yang berparas ayu, kalem dan penuh aura dalam memikat hati pria, namun bukan berarti mudah ditaklukkan, karena sosok yang sederhana membuat dirinya tetap tegar dalam menjalani kehidupannya.

MIKI adalah seorang laki-laki yang terlahir dari keluarga kaya raya, memiliki harta yang berlimpah ruah, ganteng dan pandai memikat hati wanita yang ia inginkan.

Pada desember tahun 1995, di rumah sakit sehat sentosa, terdapat 3 pasien ibu-ibu yang hendak melahirkan. Pada suatu malam lahirlah ketiga bayi dari masing-masing ibu tersebut dan salah satu suster ternyata salah menaruh tempat tidur bayi, dan sampai saat sekarang pun 2 dari 3 orang tua bayi tersebut tidak menyadari bahwa anaknya tertukar.
Mimpi bersekolah di SMPN Suka Makmur, disetiap harinya sebelum berangkat sekolah ia hendak membantu ibunya berjualan, mulai dari membantu menyiapkan keperluan dapur dan warung, sampai berjualan di lingkungan sekolahnya. Pada tahun 2010, mimpi duduk dibangku sekolah kelas 3 SMP, dan inilah waktu disaatnya mimpi mencatat beberapa impiannya di masa SMA nantinya, tentunya ia tahu perjuangannya akan lebih berat dari apa yang dirasakan saat masih SMP.

Ibu Mimpi : Nak, sudah kamu jangan capek-capek, kamu kan nanti mau berangkat sekolah, lebih baik simpan tenagamu untuk belajar disekolah nanti.
Mimpi       : ga apa-apa ko bu, kan mimpi sudah biasa bantu ibu tiap pagi biar ibu ga sendirian dan kecapean buat nyiapin bahan jualan nanti. Lagi juga kan warung ibu tiap pagi belum di bereskan buat jualan. Biar mimpi bantu aja. ( dengan jawaban halus dan senyuman )
Ibu Mimpi : duh duh anak ibu rajin banget toh, sehat terus ya nak, biar bisa bantu ibu. ( dengan merangkul dan memeluk mimpi )
Mimpi        : Iya bu, ibu juga sehat selalu ya, jangan kecapean, inget kata dokter kan ibu jangan cape-cape karena penyakit ibu suka kambuh. ( dengan senyuman )
Ibu Mimpi : Aamiin … ya sudah inikan sudah jam 6, waktunya kamu berangkat sekolah nak, jangan lupa ya belajar yang rajin, jangan focus sama jualannya.
Mimpi        : siap bu bos, mimpi berangkat sekolah dulu ya bu, oia yang ini titipan buat pak raden ya bu, karena kemarin pak raden nitip pesenan 1 nasduk (nasi uduk). ( sambil mencium tangan ibu )
Ibu Mimpi : iya nak, hati-hati ya.
Mimpi       : Assalamu’alaikum…
Ibu Mimpi : Wa’alaikumsalam…


Sesampainya disekolah, mimpi langsung diserbu teman-temannya yang hendak membeli nasduknya. Beberapa teman sekelasnya pun ikut membeli, dan para guru pun ikut juga membeli, karena mimpi terkenal dengan kepandaiannya dan rajin dalam sekolahnya. Tiap pembagian rapor ia selalu mendapatkan peringkat teratas, maka ia dijuluki teman-teman sekolahnya sebagai SI SMARTHER.

Nindi        : mimpi, aku beli nasduk 1 ya, tapi aku yang ga pake sambal ya.
Mimpi       : oke siap, nin. Yang ini ya. ( sambil ngasih nasduk )
Nindi        : niih uangnya pi. ( sambil ngasih uang )
Mimpi       : terima kasih ya di.
Andi         : pi, aku 1 juga ya, tapi porsi nya yang banyak yah hehe maklum                       aku dari semalam belum makan nih. ( sambil mengelus perut ).
Mimpi       : hha kamu mah tiap pagi begitu terus an,  kapan sih aku ngasih                      nasduk sedikit ke kamu. ( sambil ketawa  dan menyiapkan nasduk )
Andi         : hha bisa aja kamu pi, oia gimana kabar ibu kamu ? aku sudah                      lama ga main kerumah kamu nih, ya kali aja aku dikasih nasduk                       yang lebih banyak lagi hha
Mimpi       : Ibu ku Alhamdulillah baik , an. Cuma kata dokter harus lebih                     banyak istirahat dan jangan terlalu capek. Huh kamu mah makan                   terus yang dipikirin.

Bel berbunyi tanda masuk jam pelaajaran, saatnya mimpi dan teman-temannya hendak masuk ke kelas. Pada suatu ketika jam istirahat tiba, mimpi sedang menjajaki jualannya ke jalanan sekolah, tiba-tiba ia melihat seorang perempuan yang pertama kali ia lihat berbeda. Ia sedang latihan upacara, kebetulan itu hari sabtu, dan seninnya waktunya perempuan tersebut menjadi anggota upacaranya. Mimpi pun terperangah dan dikagetkan sama andi yang kebetulan menemani ia jualan.

Andi         : woyyy….kenapa pi ? ko bengong , hayo lagi liatin siapa ?
Mimpi       : hhe enggak ko, Cuma bengong aja tadi. Kepikiran ibu dirumah.
Andi         : ah kamu, kalo boong tuh keliatan dari muka kamu pi, ngeliatin                        cewek itu ya ? hayo udah mulai ada rasa-rasaan nih,
Mimpi       : ih kamu apa sih, kan aku tadi udah bilang Cuma bengong aja.
Andi         : loh loh ko ngegas sih, uuh kamu bilang aja mau tau nama si                            cewek itu, tenang aku tahu ko siapa dia .
Mimpi       : hmmm mmm… kamu tau siapa dia ?
Andi         : tuhkan kamu ketahuan lagi fall in love pada pandangan pertama,                    namanya itu santi. Ia murid terpintar dikelasnya, kebetulan                        sewaktu kelas 3 ini ia baru pindah dan masuk sekolah kita. Orang                   tua nya salah 1 guru disini.
Mimpi       : oh begitu, hhe makasih ya udah kasih tau,
Andi         : iya sama-sama, jangan lupa ya nasduk 1 gratis,hehe
Mimpi       : ah kamu, iya nanti kalo kamu main kerumahku.


Mau tau siapa sih sosok santi yang baru dikenal oleh mimpi ???
Tunggu kelanjutannya minggu besok ya, Insya Allah bakal update tiap minggunya



( pandangan pertama terkadang membuat rasa penasaran dan pandangan pertama pula yang membuat rasa menjadi berlebihan. )

Friday, January 4, 2019

KAMU ADALAH BAGIAN YANG TAK TERLUPAKAN







KAMU ADALAH BAGIAN YANG TAK TERLUPAKAN

Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali menatap wajah yang berseri penuh keceriaan
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali bertemu dan menyapa ‘ hai bolehkah mengenalmu’
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali melihat senyuman yang tak berhenti ketika mencoba lebih dekat merasakannya
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat do’a-do’a yang terpanjatkan menjadi nyata.

            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat pertama kali berusaha mengenal lebih dekat ‘siapakah dirimu ?’
            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali bertemu kedua orangtuamu dan mencurahkan isi niat baikku kepadamu
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali apa yang ada itu semua tertuju padamu
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat semua usaha dan mimpiku menjadi nyata

Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali mengucap Bismillah berijab qobul dengan menyebut namamu
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali memegang tanganmu dan menyentuh dahimu serayak berdo’a ‘kaulah yang pertama dan terakhirku dalam pencarian’
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali berfoto bedua bersama dengan buku pertama kita ‘buku nikah’
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali bersanding berdua bersama di pelaminan

            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat pertama kali terbangun bersama di sepertiga malam
            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat pertama kali aku menjadi Imammu dan kamu menjadi ma’mumku
            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat pertama kali kau buatkan seduhan teh hangan dipagi hari yang sejuk
            Kamu adalah bagian yang terlupakan
            Saat pertama kali tak henti-hentinya bercanda berdua bersama
            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat SEMUANYA INDAH SAAT BERSAMA

Assalamu’alaikum Wr.Wb,
Hei kawan, apa kabar semuanya semoga dalam kondisi sehat ya ? hhe
Gimana awal tahun 2019nya ? semoga semua harapan dan tujuan kalian di 2019 ini bisa terwujud ya, gua pribadi sih ga banyak harapan di tahun ini, mencoba jalani aja yang sudah berjalan, semoga bisa terwujud dengan usaha, hhi ko jadi curhat,
Gimana gimana tahun ini udah ada yang menggenap ya, ciya Alhamdulillah ya, semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah, dikarunia turunan yang Sholeh dan Solehah.  Amin. Btw kapan nih yang belum menggenap ? hhi gua pribadi juga belum menggenap ko, masih asik sendiri aja, di jalani aja dulu semoga usaha yang sudah dilakukan, kali aja kedepannya berpapasan sama si do’I hhi ya kali aja jadi jodoh.

Kalo yang lagi asik sendiri, jangan lupa perbaiki dirinya juga, karena walau bagaimana pun juga pasangan kalian nantinya ialah cerminan diri kalian. Jika kalian baik makan Insya Allah di pertemukan dengan yang baik juga, kalo buruk ya Wallahu A’lam semoga bisa berusaha mendapatkan hidayah buat sama-sama ke jalan yang lebih baik. Btw gimana liburannya ? wih pasti asik ya kayanya dari macam-macam akun sosmednya banyak unggahan foto baru, ciye semoga tetap jaga kondisi dalam  kesehatan, jangan lupa tetap tunaikan kewajiban-Nya, sebagai Hamba-Nya kita di tuntut dimanapun dan kapanpun berada tetap tunaikan Sholat 5 waktu, itulah tiang agama bagi umat islam dimanapun, tetap tegakkan tiang agama tersebut agar terjaga selalu dari segala bentuk ujian dan cobaan yang kadang juga datang sebagai ujian yang menguji iman.
Btw yang udah nikah kayanya sik asik nih bakal banyak momen baru, mulai bangun tidur disiapin minum dan makan, sholat bareng, kemana mana barengaan terus hhe, naik motor udah single driver lagi, udah ada penumpang setia seumur hidup, bakal banyak senyum dan bahagia, bisa menghadapi segala masalah bersama-sama dan yang pastinya segala yang dilakukan terhitung ibadah. Gua pribadi ga bakal bahas keluarga sepesifik mungkin karena gua pribadi belum menikah jadi belum merasakan apa yang ada didunia keluarga terutama suami dan istri hhe, itu semua gua dapat cerita dari temen-temen yang sudah menggenapkan alias sudah membina hubungan halal.

TETAP JALANI HIDUP, APAPUN KONDISINYA, JANGAN MENYERAH HANYA KARENA KEADAAN, TETAP BERUSAHA SEBAIK MUNGKIN DENGAN BERPEGANG TEGUH PADA KORIDOR YANG DI RIDHO’I-NYA.





Menjaga Hati (1)

Menjaga Hati (1) Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hai Bro Sis, gimana kabarnya ? Semoga selalu dalam kondisi seha...