Friday, February 14, 2020

Menjaga Hati (1)

Menjaga Hati (1)


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hai Bro Sis, gimana kabarnya ? Semoga selalu dalam kondisi sehat ya, walau lagi musim penyakit yang lagi tenar, semoga bangsa dan daerah kita terhindar dari wabah penyakit itu. Aamiin.

Maaf baru sempet update lagi, maklum sibuk kerjaan kita mah nguli, di gudang Mulu, pulang" baju bau keringet hehe.

Menjaga Hati 

Pada awalnya saat pertemuan pertama emang tidak ada sesuatu yang mengesankan. Namun, entah mengapa ada sesuatu yang membuat diri ini tanda tanya pada dirinya, perlahan mulai mendekati, awalnya hanya ingin membahas masalah pekerjaan yang belum usai diselesaikan. Tapi entah kenapa,semakin hari semakin timbul ada hal yang membuat diri ini tertarik untuk bisa jauh lebih mengenalnya walau saat itu belum ada ikatan apapun, hanya sebatas kenal dan rekan kerja mungkin bisa dibilang seperti itu.

 Hari demi hari mulai selalu berkabar, dan kami pun saling merespon, ini masih dalam hal pembahasan pekerjaan serah terima barang yang belum selesai, tapi agak nyerempet dikit tentang masalah pribadi seperti status dll hehe...

Ya itu mungkin cerita singkat dari diri saya,
Sepertinya setiap orang punya ceritanya masing-masing dan setiap orang berhak menceritakannya sedikit saja atau bisa saja biar ia dan pasangannya saja yang tahu tak perlu dipublikasikan.

Tetap sandarkan semuanya dan Harapan Kepada Allah SWT, kita manusia sebagai Hamba-Nya hanya mampu berikhtiar, selagi ada niatan baik dan berusaha untuk merealisasikan menyempurnakan Agama dalam hal Ibadah, semoga tujuannya menjemput Ridho-Nya. Jika Allah SWT sudah Ridho, InsyaAllah jalan hidup akan selalu tenang dan diberkahi. Menjadi baik itu baik, dan belajar dari kesalahan di masalalu itu harus, agar tak terulang kembali, manusia mungkin makhluk Ciptaan-Nya yang sempurna memiliki akal & hawa nafsu, namun terkadang khilaf akan kesalahan dan kelalaian, dari hal ibadah, perilaku dll.

Maka dari itu, ingatkan diri ini bila ada salah kata dan perbuatan, tempat kesalahan itu datang dari diri pribadi dan bilamana ada kebenaran itu datangnya dari dan milik Allah SWT.


Semoga kita semua dipertemukan dengan pasangan yang membuat kita selalu dekat dengan Allah SWT dan surga terasa dekat bilamana dengan dirinya.

Aamiin Allahumma Aamiin

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Friday, December 20, 2019

KAMUFlase Diri (3)

KAMUFlase DIRI



KAMUFlase Diri (3)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Salam semangat kawan,
Gimana kabarnya ? Semoga dalam kondisi sehat dan bahagia semuanya. Aamiin.

KESABARAN

Manusia diciptakan sebagai Khalifah di muka bumi ini, untuk senantiasa menjaga dan merawat seisi bumi ini tanpa harus merusak dan menimbulkan sesuatu musibah. 


Setiap Diri.

Setiap diri mempunyai sifat dan kepribadiannya masing-masing,
 terkadang ada yang menyukai, dan terkadang ada juga yang membenci.
Namun, dibalik itu semua, kembali lagi ke diri pribadi masing-masing, karena yang berhak menjalani hidup ya diri kita masing-masing, suka atau tidak sukanya orang lain kepada kita itu biar menjadi penilaian orang. Tugas kita ialah jalani hidup kita, tanpa harus mengusik kehidupan orang lain atau juga harus menjadi orang lain. 

Jadi diri pribadi itu penting, karena yang dibutuhkan ketika orang lain bertemu dengan kita ialah menjadi sebenar-benarnya kita. 
Lalu, bilamana kita dirasa kurang cukup baik, apa yang harus dilakukan ?
Baik atau tidak cukup baiknya diri kita harus bisa disadari, karena secara tidak langsung akan berdampak pada lingkungan sekitar maupun pribadi. 

Hal yang harus dilakukan ialah, menilai diri sendiri sudah sejauh mana melangkah untu k berbuat kebaikan dan menjadi pribadi yang lebih baik ketimbang yang lalu. Lalu, bila memang ada yang kurang atau dirasa ada yang tidak tepat pada diri kita, seharusnya cepat disadari untuk belajar memperbaiki apa yang kurang tepat dan kurang baik. Kita tidak bisa mengecap diri kita sudah baik atau belum, karena semua itu akan terlihat ketika apa yang sudah kita lakukan. 

Misalnya, memulai kebaikan dari segi internal pribadi ( makan dan minum dengan duduk, biasakan membaca Do'a, atau berpenampilan sopan ).
 Ya itu hanya baru dari segi pribadi, lalu bagaimana ketika kita memulai kebaikan dari segi eksternal ?
Semisalnya ( membiasakan peka terhadap keadaan, bilamana ada teman yang membutuhkan bantuan, sesegera mungkin kita mambantu atau juga dengan menjaga persahabatan baik kepada orang sekitar ).

Monday, December 9, 2019

KAMUflase Diri (2)



KAMUflase Diri (2)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hai kawan, gimana kabarnya ?
Semoga dalam kondisi sehat dan baik ya. Hehe...
Siapapun yang sedang bahagia , maka teruskan lah bahagianya, jangan lupa bersyukur ya . :)

Menjadi Diri Sendiri...

Yapp... Kita semua berhak menjadi diri sendiri, karena diri kita ialah diri kita, bukanlah orang lain dan tak harus memaksakan untuk menjadi orang lain. Apapun yang ada pada diri kita sepatutnya disyukuri dan diterima dengan lapang dada, karena inilah Ciptaan-Nya. 

Kita Adalah...

Sesuatu yang ingin bersama, namun masalah bukanlah sesuatu penghalang bagi kita untuk menyatu. Kita yang selalu melangkah bersama dalam suka dan duka, membersamai dalam mendukung satu sama lain, merangkul ketika terjatuh. Jarak bukanlah penghalang, justru itulah bagaimana terciptanya kerinduan saat raga tak bersama, saat wajah tak lagi bertatap, dan mulut tak lagi menyapa, namun selalu Do'a terbaik bagi kita berdua. 

Berbahagialah...
Karena kita pantas bahagia .
Jangan jadikan kesedihan sebagai penghambat dan melemahnya hati.
Karena disekelilingimu banyak orang yang peduli akan dirimu. 
Langit membiru diatas awan,
Ditemani udara yang sejuk dikala pagi,
Sebegitu lah sikap dan parasmu yang indah dan menawan,
Saat itulah bergetarnya hati dan diri yang enggan beranjak pergi.

Jatuhkan hati pada orang yang benar-benar tepat,
Orang tepat membuat setiap diri bahagia, tidak menyakiti dan setia dalam menemani atau bahkan kalau bisa membuat jauh lebih baik lagi ketimbang yang lalu.

Orang yang baik datang pada waktu yang tepat, sebaik-baik orang tersebut ialah yang mengutarakan niat baik dan membersamai dalam suka dan duka.
Ia yang tak harus mengubahmu menjadi seperti yang ia minta, tapi ia yang menerima apa kekurangan dan kelemahan yang ada pada dirimu, serta menyempurnakan.


Image by : adk_art


Sudahkah kamu menemukan dan mendapatkannya ?
Bilamana sudah, maka...

Bersyukurlah...
Semoga itu seseorang yang benar-benar baik dan didatangkan pada waktu yang tepat untu menyempurnakanmu.

Atau belum...

Maka bersabarlah ...
Tetap Ikhtiar dan Istiqomah,
Mudah untuk dikatakan, tapi berat dijalankan,

Karena itulah ujian, untuk mengetes sejauh mana Hamba-Nya untuk bisa naik level ke LEBIH BAIK.

Ambil yang baik dan pantas dilakukan, buang yang buruk.
Maaf bila ada salah kata.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Monday, November 25, 2019

KAMUflase DIRI (1)

K A M U flase D I R I


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Salam semangat sobat, brother, sister, agan, akhi, ukhti yang masih JOMBLO atau emang lagi SENDIRI hehehe

Gimana kabarnya ? Pada sehat kan ?

Kali ini ijinkan gua mau ngebahas tentang KAMUflase DIRI.

Agak menerka nerka kah kalian ? Iya begitu juga dengan jodoh, ga ada yg tau kan, siapa tau yg baca ini ada gitu jodohnya ketemu hehe...

Menjadi diri sendiri itu lebih baik ketimbang harus memaksa meniru orang lain yang membuat diri sendiri itu tidak nyaman, karena seseorang yang mencintaimu itu akan menerima dirimu seutuhnya tanpa harus menjadi orang lain.

Banyak diluar sana yang masih terus berjuang dengan kehidupannya, entah itu dengan pendidikannya, pekerjaannya atau juga mencari pasangan hidupnya. Tapi semisalnya saja,,,
Kita hanya diam, tanpa membuat perubahan atau usaha, lantas apakah kita bisa mendapatkan itu semua ?

Logikanya ialah ketika kita berusaha mencari, pasti akan mendapatkannya entah itu didapatkan dengan segera ataupun membutuhkan waktu untuk bisa kita terima. 
Jelas harus ada niat dan usaha dalam menggapainya, lalu bilamana dalam prosesnya yang didapati sebuah kegagalan, jangan LESUH, PATAH SEMANGAT, Teruslah berdiri dan mencoba kembali. Misalnya saja, gagal mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan, padahal perusahaannya bagus, ternama, rata rata gaji ditempat itu juga lumayan, jenjang karir menjanjikan, lantas haruskah kita memaksakan bekerja disitu ?

Yappssss... Ambil hikmahnya,,, jika gagal, maka belajar lalu coba kembali, tidak ada yang tidak mungkin. Karena perihal rejeki itu bukan hanya di satu tempat saja, Allah SWT Yang Maha Baik, jadi ga mungkin melihat Hambanya itu dalam kesusahan. Berbaik sangka lah, barangkali bilamana kita ditempatkan di perusahaan tersebut karena ada Riba nya dan Mudharatnya lebih besar, maka dari itu kita diberikan kegagalan dan mencoba ditempat yang lain, tempat yang lain itu (Pilihan dari Allah SWT ) karena pilihan kita itu belum tentu pilihan Allah SWT, sedangkan pilihan dari Allah SWT sudah tentu pilihan untuk kita dan terbaik. 

Lalu bagaimana kita tahu (kalo itu Pilihan dari Allah SWT) Wallahu A'lam Bishawab...
Yang jelas selagi yang kita rasakan dan dapati itu membawa kebaikan, InsyaAllah itu pilihan dari Allah SWT. Ini sama juga dengan hal hal lain nya, bukan hanya perkara pekerjaan saja.



Monday, November 11, 2019

Senja di Ujung Danau

Senja di ujung danau



Sore itu begitu indah, ya saat dimana senja mulai menampakkan keindahannya.

Apalagi saat ditemani orang terkasih, dipinggir danau sambil menaiki bebek"an, kalo orang kampung mah. Hhe.

Ya senja memang terlalu indah jika dilewatkan sendiri, kadang mengajak teman untuk bisa saling bertukar pikiran, berkomunikasi atau sambil gitaran dipinggir danau yang tentunya pasti tak sepi.

Dari yang udah-udah, cukup mengeluarkan uang 5 ribuan aja untuk beli segelas minuman agar bisa menghilangkan haus dan menemani saat-saat senja nampak.

Sebut saja itu SETU PENGASINAN. kalo orang Depok, sawangan khususnya Parung pasti tahu dan mayoritas pernah kesana.

Bersepedaan saat sore pun cukup menjanjikan mengeluarkan keringat dan sambil buang lemak .hhe

Bukan itu aja, banyak tempat spot foto yang oke, kalo yang hobi berfoto ke socmed pasti ga akan rugi ketempat ini karena gratis, cuma kalo naik bebekan dan minum yang bayar kalo beli, kalo gratis ya minum air danaunya. Hhe

Saran sih, kalo bisa ajak keluarga, teman dan kekasih disaat weekend, karena Bagus dan cocok untuk tempat wisata sederhana tapi bakal puas.

Dan disana juga banyak saung", warung yang bagus dan cocok untuk berkumpul, murah meriah.

Yang belum pernah ke danau Setu, kuy Deket ko. Cukup ketik aja di Gmaps Setu pengasinan, langsung muncul.

Kuy capcus, yang jomblo, yang suami istri, anak-anak,,,


Tuesday, August 6, 2019

Mas Patah dan Mba Hati ( Patah Hati )

Dengan membaca tulisan ini, maka jangan 100% percaya pada tulisan ini. bukan berarti pengalaman pribadi bukan juga kisah yang belum nyata.




“ Saat Kau telah hancurkan hati dan perasaan seseorang,

tetapi orang tersebut masih menanyakan kabar tentangmu dan peduli denganmu,

serta masih ada senyuman dan kelembutan dari dirinya,

sungguh ialah orang yang tulus dan kesalahanmu telah membiarkannya pergi “



Berbicara tulus atau tidaknya seseorang pada kita, tentu tidak ada yang mampu menebak dengan mudah dan memahaminya dengan penuh akal dan logika. 

Namun, setiap orang pasti akan bisa membedakan mana yang benar-benar tulus dalam memberi dan menerima dan mana yang hanya berpura dalam memperlihatkan ketulusan tersebut. 

Pada awalnya memang setiap perasaan itu hadir dengan penuh kemanisan, keharmonisan tercipta saat dua insan saling mengerti bahwa bahagia itu universal, tidak mengenal siapa orangnya, darimana kalangannya, dan kapan harus berbagi kebahagiaan, serta dalam bagaimananya kebahagiaan tersebut tercurah dan tersampaikan hanya setiap pribadi yang bisa memberi.

Sebut saja ia Mas Patah yang tergila-gila dengan pujaan hatinya yang disebut sebagai Mba hati. Waktu memang tidak ada yang bisa menebak kapan manusia saling di pertemukan dengan manusia yang lain untuk saling silaturahim atau sekedar bertegur sapa.


“ pertemuanmu dengannya adalah awal mula dari cerita yang bakal tertulis dicatatan kertas kosongmu.

Dalam setiap ceritanya, dirimu tidak bisa menebak, mana yang akan kamu tulis terlebih dahulu, bahagia atau kesedihan ?

Karna itu tergantung pada dirimu dan dengannya yang memegang penanya “.

Mas fatah hanya lelaki polos, yang belum paham akan arti mencintai, menyayangi seseorang, akan tetapi dalam hatinya ada ketulusan yang mendalam.

Pada suatu gelapnya malam dalam perjalanan,

Mas fatah berkata 

bolehkah aku berkata padamu, rindu. Nyatanya aku bukanlah orang belum tentu baik untuk awal pertemuan kita, aku pun bukan seseorang yang pandai berjanji lalu ditepati, dan aku juga bukan yang pandai dalam mencairkan suasana. 1 hal yang harus kamu tahu, nilailah aku dari apa yang aku lakukan untukmu, bukan dengan apa yang aku katakana, karna lewat kata bisa saja itu hanya sekedar kata, namun apa yang aku perbuat untukmmu itu benar nyatanya ketulusan hadir dari diriku untukmu, jadi pahami baik-baik akan diriku “

Mba hati menoreh kearah mas fatah dengan senyuman, seolah meyakinkan,

“ dalam gelapnya malam, kamu tahu apa yang membuat perjalanan kita menjadi terang ? cukuplah akan kehadiranmu dan kehangatanmu dalam membuktikan dengan tindakanmu, aku tak peduli dengan apa yang kamu katakan dan janji yang sering kau ucapkan, hatiku merasa, jika dirimu cukup gagah dan berani, jangan jadikan ucapan dan janjimu hanya omongan belaka. Sejatinya kamu adalah lelaki, dan aku adalah perempuan yang kadang tergiur rayuan manismu, maka jangan pernah tinggalkan kesendirian dalam perjalanan ini “


“ janji ialah suatu ucapan yang belum benar terbukti adanya,

Sedangkan bila (ia) yang kau utarakan dalam janji tersebut,

Jangan biarkan (ia) hanya sekedar ucapan lalu terlupakan,

Jadikan (ia) nyata dan bahagia karna janji yang kau ucapkan “

Suatu ketika, mba hati sangat membenci mas fatah, lantaran tak kunjung ia temukan kecocokan dalam komunikasi dengan mas fatah. Kejenuhan dan kegagalan di masa lalu menghantuinya, rasa putus asa terus mendorongnya untuk segera menyudahinya.

Berbeda dengan mba hati, mas fatah masih tetap teguh dan menyadari bahwa ia salah dan segera belajar dari kesalahan tersebut. Namun semakin ia menyadari, semakin kuat rasa percaya akan perasaannya kepada mba hati. Nyatanya ia masih saja belum belajar dengan baik, masih saja selalu salah dimata mba hati.

hati, maafkan atas kesalahan yang ku perbuat terus menerus, ini hanya keegosianku yang belum memahamimu secara utuh. Beri aku waktu dan proses dalam hal ini “


“ apa yang kamu mau mas fatah ? nyatanya kesalahan ini terus berulang, kamu sepertinya tak pernah belajar dengan baik dari kesalahan yang kamu perbuat. Aku lelah, maafkan aku yang masih harus jujur padamu, luka dan ketakutan ku di masa lalu ku masih belum pulih seutuhnya, rasa benci dan kecewa pada seseorang masih saja berkata dalam hati dan pikiranku. Jadi pahamilah lukaku masih teramat sakit, dan  ku pastikan sudahi saja perjalanan kita sampai disini saja. Kita tidak ada kecocokan dalam hal apapun “


“ hati, ku mohon berikan aku kesempatan lagi, beri aku waktu sejenak untuk merenungi dan intropeksi salahku padamu. Bilamana hatimu masih ada luka di masa lalumu, kenapa tidak jujur dari awal, kenapa kamu katakan disaat rasaku padamu terus tumbuh, bukankah itu sama saja melukaiku ? sudah lupakan tentang itu, ku mohon Tarik ucapan mu tentang pisah, bukankah sudah ku utarakan dari awal, aku bukanlah orang yang belum tentu baik, baik dalam ucapan dan janji, aku hanya membuktikannya lewat tindakan “.



“ kadang serapat apapun kamu menutupi luka di masa lalumu, 
selalu ada hal yang terbaca dari luka tersebut. 

Jangan korbankan orang terdekatmu dan baru dalam kehidupanmu hanya karna kamu masih menyimpan luka di masa lalumu. 

Karna pada dasarnya orang tersebut hanya mau mengubah lukamu menjadi bahagiamu, walau butuh waktu, namun percayalah ia itu tulus dalam memberi dan menerima, walau belum sesempurna pada apa yang ada di masa lalumu. 

Sungguh tidak adil bilamana kamu masih membahas masa lalumu, karna ini tentang sekarang dan masa depan. 

Orang yang tulus tidak akan menyerah dalam sebuah keputusan yang pahit, namun ia akan pergi bila memang sudah waktunya tuk pergi dan jangan penah tanyakan lagi apa itu ketulusan, karna itu semua sudah tergambar dari dirinya dan pengorbanannya dalam mengubah masa lalumu. 

Percayalah, ia bukan orang yang bodoh dalam menerima kenyataan, ia hanya berat dalam melangkahkan kaki tuk pergi pada 1 hati yang sudah ia yakini bakal ia labuhkan seluruh hatinya, walau hanya baru sebentar ia di pertemukan “.

Sunday, March 31, 2019

Hujan Membersamai Kita

Hujan membersamai kita


Nampaknya bertemu denganmu adalah suatu ketidaksengajaan dan harapan memilikimu ialah suatu hal ketidakmungkinan.

Nyatanya, rindu itu hadir saat kita sama-sama tak bersama, ketika genggaman tanganmu tak lagi ku genggam, dan pundakku serasa kosong tak ada haluan kepalamu.

Mengingat kembali saat itu, hentakkan langkah kaki selalu menjadi saksi destinasi tujuan perjalanan kita, mulut yang tak henti-hentinya memuji dan bercanda.

Mengingat kembali saat itu, saat ku terjatuh, kau lah yang pertama membangunkan ku, saat ku tak mampu meredam amarahku, kau lah air dalam bara api dalam tubuhku.

Mengingat kembali saat itu, saat kendaraan yang kita tumpangi mengalami kendala, kau lah yang setia menemani ku mendorong, kau lah yang setia menunggu dalam lamanya perjalanan, kau lah yang selalu tersenyum menenangkan jiwaku.

Mengingat kembali saat itu, saat kau hendak kemana, akulah yang setia menjemputmu, akulah yang setia mendengarkan keluh kesahmu, akulah tameng saat kau tak mampu bangkit.

Mengingat kembali saat itu, rasanya waktu berjalan begitu cepat atau aku dengan...

kebodohanku meninggalkanmu,
kebodohanku membiarkan jatuhnya air matamu,
kebodohanku melukai hatimu,
kebodohanku mendustai cinta yang hampir sempurna tapi ku nodai.

Hujan membersamai kita,

membersamai di setiap derai air mata terjatuh,

membersamai penghentian langkah kaki,

membersamai untuk sama-sama menutup buku perjalanan kisah yang mustahil bisa terulang kembali.

(setiap cerita ialah kenangan, tanya pada dirimu, sudah sejauh mana dirimu melupakan kenangan atau jangan-jangan dirimu masih berjalan bersama kenangan ? )

Menjaga Hati (1)

Menjaga Hati (1) Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hai Bro Sis, gimana kabarnya ? Semoga selalu dalam kondisi seha...