Saturday, January 12, 2019


MIMPI MILI & MIKI
( sebuah cerita, perjuangan dan cinta )

Perjalanan hidup seseorang memang terkadang berbeda-beda, karena hidup menuntut kita untuk mandiri, berdiri sendiri setelah lahir, dilahirkan dari wanita tangguh didunia, ialah sosok ibu, mampu berdiri bukan dengan hanya menggunakan satu kaki, tapi kedua kaki ini berhasrat untuk  menjelajah dari satu tempat ke tempat lainnya, memenuhi segala pemenuhan ilmu dan materi yang membuat menjadi berisi, namun terkadang membuat diri menjadi kikir dan lupa diri setelah semua itu didapati. Tapi tak semua seperti itu, inilah kehidupan yang penuh drama musikalisasi, bagai dalam pertunjukkan pentas seni, menari, dan dramatisasi dalam scenario.

Berbicara tentang hidup, janganlah melihat dari satu sisi kehidupan saja, terkadang orang-orang melihat hanya dengan satu mata saja hanya karena ingin merendahkan apa yang dilihatnya, padahal kedua matanya masih normal untuk mampu melihat subjek dan objek yang dilihat. Direndahkan dan merendahkan adalah suatu tindakan yang diluar batas normalisasi, bukan untuk dianjurkan melainkan terlalu banyak orang melihat dan menilai dari sisi perspektif apa yang dikira jelek, bukan membahas apa yang bagus dari yang dilihat. Dunia terlalu lapang untuk orang-orang yang mempunyai sifat seperti ini, dan terasa sempit bagi yang terhina karena ucapan-ucapan yang tak bermakna, yang ditujukkan hanya untuk mencela. Pemikirian seperti ini tidaklah harus dibiarkan, semakin terhina semakin pula orang yang terhina tersebut semakin jatuh dan yang meghina semakin merasa diatas hanya karena ucapan dan tingkah yang tidak wajar. Zaman dari tahun ke tahun sudah berbeda, kemajuan tidak bisa terbendung lagi, zaman milenial sebutlah itu sekarang. Zaman dimana orang-orang lebih mementingkan kecanggihan dibandingkan obrolan dengan temen dihadapannya. Hal tersebut terbilang wajar, kemajuan tidak bisa dicegah, kita hanya perlu menyaring mana yang cocok dan baik digunakan mana yang tidak untuk keperluan hidup.

Kehidupan di tiap-tiap manusia memang berbeda-beda, ada yang terlahir dalam kondisi sempurna, kaya raya, semua kebutuhannya terpenuhi dan ada pula yang terlahir dalam kondisi pas-pasan, atau dibilang butuh perjuangan lebih untuk mengubah menjadi lebih baik lagi. Ya… hidup adalah perjuangan untuk mengubah suatu hal dari yang dirasa kurang baik dan kurang mencukupi, menjadi hal yang baik dan tercukupi. Untuk itu perlulah interaksi didalamnya, karena manusia ialah makhluk social yang hidup atas bantuan atau pertolongan orang lain, jangan pernah merasa yakin bahwa bisa sendiri, karena butuh masukkan dari orang-orang sekitar dalam prosesnya.

Proses adalah tanda perjuangan dalam menggapai hasil yang diinginkan. Terkadang hasil yang didapat tidak sesuai ekspetasi, tapi tentulah tidak ada proses dan perjuangan yang sia-sia. Semua proses yang dilakukan baik mendapati hasil yang sukses maupun gagal, akan membekas menjadi pengalaman yang bernilai, jangan merasa diri tak berguna lagi ketika hasil yang didapati ialah gagal. Tetap tegakkan kepala dan tatap pandangan kedepan, memulai dan berusaha kembali akan lebih baik ketimbang harus berhenti dan memilih berhenti tanpa hasil. Gagal adalah sebuah ujian dalam menapaki langkah untuk maju, tidak ada hal yang diperoleh dengan mudah, tentu perlu keringat, perjuangan, dan semua hal yang dikeluarkan dalam proses menggapai hal yang diinginkan. Catat baik-baik semua hal yang ingin dituju dan harapan yang hendak dicapai, buat target dalam menentukkan kapan hendak harapan tersebut dapat terwujud. Tetap optimis dalam menjalani hidup, gagal tidak akan ada artinya bila berhenti, gagal yang berarti ialah memulai dari awal, koreksi apa yang harus dibenahi dan jalani prosesnya dengan penuh semangat.

Suatu ketika hadirlah MIMPI MILI & MIKI, ialah manusia yang terlahir dengan sejuta impian, cita dan harapan, namun terbelakangi kondisi hidup yang berbeda-beda, terlahir dari keluarga yang berbeda. Disatu sisi dalam kondisi sederhana dan yang satu dalam kondisi kaya akan materi, tahta dan jabatan dan satu lagi yang mempunyai mimpi yang banyak dan besar terhadap kehidupannya kelak dimasa depan.

MIMPI adalah seorang laki-laki yang terlahir dalam kondisi keluarga yang pas-pasan, pekerja keras, dan mempunyai impian untuk mengubah kondisi keluarganya di masa depan.

MILI adalah seorang perempuan yang berparas ayu, kalem dan penuh aura dalam memikat hati pria, namun bukan berarti mudah ditaklukkan, karena sosok yang sederhana membuat dirinya tetap tegar dalam menjalani kehidupannya.

MIKI adalah seorang laki-laki yang terlahir dari keluarga kaya raya, memiliki harta yang berlimpah ruah, ganteng dan pandai memikat hati wanita yang ia inginkan.

Pada desember tahun 1995, di rumah sakit sehat sentosa, terdapat 3 pasien ibu-ibu yang hendak melahirkan. Pada suatu malam lahirlah ketiga bayi dari masing-masing ibu tersebut dan salah satu suster ternyata salah menaruh tempat tidur bayi, dan sampai saat sekarang pun 2 dari 3 orang tua bayi tersebut tidak menyadari bahwa anaknya tertukar.
Mimpi bersekolah di SMPN Suka Makmur, disetiap harinya sebelum berangkat sekolah ia hendak membantu ibunya berjualan, mulai dari membantu menyiapkan keperluan dapur dan warung, sampai berjualan di lingkungan sekolahnya. Pada tahun 2010, mimpi duduk dibangku sekolah kelas 3 SMP, dan inilah waktu disaatnya mimpi mencatat beberapa impiannya di masa SMA nantinya, tentunya ia tahu perjuangannya akan lebih berat dari apa yang dirasakan saat masih SMP.

Ibu Mimpi : Nak, sudah kamu jangan capek-capek, kamu kan nanti mau berangkat sekolah, lebih baik simpan tenagamu untuk belajar disekolah nanti.
Mimpi       : ga apa-apa ko bu, kan mimpi sudah biasa bantu ibu tiap pagi biar ibu ga sendirian dan kecapean buat nyiapin bahan jualan nanti. Lagi juga kan warung ibu tiap pagi belum di bereskan buat jualan. Biar mimpi bantu aja. ( dengan jawaban halus dan senyuman )
Ibu Mimpi : duh duh anak ibu rajin banget toh, sehat terus ya nak, biar bisa bantu ibu. ( dengan merangkul dan memeluk mimpi )
Mimpi        : Iya bu, ibu juga sehat selalu ya, jangan kecapean, inget kata dokter kan ibu jangan cape-cape karena penyakit ibu suka kambuh. ( dengan senyuman )
Ibu Mimpi : Aamiin … ya sudah inikan sudah jam 6, waktunya kamu berangkat sekolah nak, jangan lupa ya belajar yang rajin, jangan focus sama jualannya.
Mimpi        : siap bu bos, mimpi berangkat sekolah dulu ya bu, oia yang ini titipan buat pak raden ya bu, karena kemarin pak raden nitip pesenan 1 nasduk (nasi uduk). ( sambil mencium tangan ibu )
Ibu Mimpi : iya nak, hati-hati ya.
Mimpi       : Assalamu’alaikum…
Ibu Mimpi : Wa’alaikumsalam…


Sesampainya disekolah, mimpi langsung diserbu teman-temannya yang hendak membeli nasduknya. Beberapa teman sekelasnya pun ikut membeli, dan para guru pun ikut juga membeli, karena mimpi terkenal dengan kepandaiannya dan rajin dalam sekolahnya. Tiap pembagian rapor ia selalu mendapatkan peringkat teratas, maka ia dijuluki teman-teman sekolahnya sebagai SI SMARTHER.

Nindi        : mimpi, aku beli nasduk 1 ya, tapi aku yang ga pake sambal ya.
Mimpi       : oke siap, nin. Yang ini ya. ( sambil ngasih nasduk )
Nindi        : niih uangnya pi. ( sambil ngasih uang )
Mimpi       : terima kasih ya di.
Andi         : pi, aku 1 juga ya, tapi porsi nya yang banyak yah hehe maklum                       aku dari semalam belum makan nih. ( sambil mengelus perut ).
Mimpi       : hha kamu mah tiap pagi begitu terus an,  kapan sih aku ngasih                      nasduk sedikit ke kamu. ( sambil ketawa  dan menyiapkan nasduk )
Andi         : hha bisa aja kamu pi, oia gimana kabar ibu kamu ? aku sudah                      lama ga main kerumah kamu nih, ya kali aja aku dikasih nasduk                       yang lebih banyak lagi hha
Mimpi       : Ibu ku Alhamdulillah baik , an. Cuma kata dokter harus lebih                     banyak istirahat dan jangan terlalu capek. Huh kamu mah makan                   terus yang dipikirin.

Bel berbunyi tanda masuk jam pelaajaran, saatnya mimpi dan teman-temannya hendak masuk ke kelas. Pada suatu ketika jam istirahat tiba, mimpi sedang menjajaki jualannya ke jalanan sekolah, tiba-tiba ia melihat seorang perempuan yang pertama kali ia lihat berbeda. Ia sedang latihan upacara, kebetulan itu hari sabtu, dan seninnya waktunya perempuan tersebut menjadi anggota upacaranya. Mimpi pun terperangah dan dikagetkan sama andi yang kebetulan menemani ia jualan.

Andi         : woyyy….kenapa pi ? ko bengong , hayo lagi liatin siapa ?
Mimpi       : hhe enggak ko, Cuma bengong aja tadi. Kepikiran ibu dirumah.
Andi         : ah kamu, kalo boong tuh keliatan dari muka kamu pi, ngeliatin                        cewek itu ya ? hayo udah mulai ada rasa-rasaan nih,
Mimpi       : ih kamu apa sih, kan aku tadi udah bilang Cuma bengong aja.
Andi         : loh loh ko ngegas sih, uuh kamu bilang aja mau tau nama si                            cewek itu, tenang aku tahu ko siapa dia .
Mimpi       : hmmm mmm… kamu tau siapa dia ?
Andi         : tuhkan kamu ketahuan lagi fall in love pada pandangan pertama,                    namanya itu santi. Ia murid terpintar dikelasnya, kebetulan                        sewaktu kelas 3 ini ia baru pindah dan masuk sekolah kita. Orang                   tua nya salah 1 guru disini.
Mimpi       : oh begitu, hhe makasih ya udah kasih tau,
Andi         : iya sama-sama, jangan lupa ya nasduk 1 gratis,hehe
Mimpi       : ah kamu, iya nanti kalo kamu main kerumahku.


Mau tau siapa sih sosok santi yang baru dikenal oleh mimpi ???
Tunggu kelanjutannya minggu besok ya, Insya Allah bakal update tiap minggunya



( pandangan pertama terkadang membuat rasa penasaran dan pandangan pertama pula yang membuat rasa menjadi berlebihan. )

Friday, January 4, 2019

KAMU ADALAH BAGIAN YANG TAK TERLUPAKAN







KAMU ADALAH BAGIAN YANG TAK TERLUPAKAN

Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali menatap wajah yang berseri penuh keceriaan
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali bertemu dan menyapa ‘ hai bolehkah mengenalmu’
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali melihat senyuman yang tak berhenti ketika mencoba lebih dekat merasakannya
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat do’a-do’a yang terpanjatkan menjadi nyata.

            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat pertama kali berusaha mengenal lebih dekat ‘siapakah dirimu ?’
            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali bertemu kedua orangtuamu dan mencurahkan isi niat baikku kepadamu
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali apa yang ada itu semua tertuju padamu
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat semua usaha dan mimpiku menjadi nyata

Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali mengucap Bismillah berijab qobul dengan menyebut namamu
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali memegang tanganmu dan menyentuh dahimu serayak berdo’a ‘kaulah yang pertama dan terakhirku dalam pencarian’
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali berfoto bedua bersama dengan buku pertama kita ‘buku nikah’
Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
Saat pertama kali bersanding berdua bersama di pelaminan

            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat pertama kali terbangun bersama di sepertiga malam
            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat pertama kali aku menjadi Imammu dan kamu menjadi ma’mumku
            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat pertama kali kau buatkan seduhan teh hangan dipagi hari yang sejuk
            Kamu adalah bagian yang terlupakan
            Saat pertama kali tak henti-hentinya bercanda berdua bersama
            Kamu adalah bagian yang tak terlupakan
            Saat SEMUANYA INDAH SAAT BERSAMA

Assalamu’alaikum Wr.Wb,
Hei kawan, apa kabar semuanya semoga dalam kondisi sehat ya ? hhe
Gimana awal tahun 2019nya ? semoga semua harapan dan tujuan kalian di 2019 ini bisa terwujud ya, gua pribadi sih ga banyak harapan di tahun ini, mencoba jalani aja yang sudah berjalan, semoga bisa terwujud dengan usaha, hhi ko jadi curhat,
Gimana gimana tahun ini udah ada yang menggenap ya, ciya Alhamdulillah ya, semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah, dikarunia turunan yang Sholeh dan Solehah.  Amin. Btw kapan nih yang belum menggenap ? hhi gua pribadi juga belum menggenap ko, masih asik sendiri aja, di jalani aja dulu semoga usaha yang sudah dilakukan, kali aja kedepannya berpapasan sama si do’I hhi ya kali aja jadi jodoh.

Kalo yang lagi asik sendiri, jangan lupa perbaiki dirinya juga, karena walau bagaimana pun juga pasangan kalian nantinya ialah cerminan diri kalian. Jika kalian baik makan Insya Allah di pertemukan dengan yang baik juga, kalo buruk ya Wallahu A’lam semoga bisa berusaha mendapatkan hidayah buat sama-sama ke jalan yang lebih baik. Btw gimana liburannya ? wih pasti asik ya kayanya dari macam-macam akun sosmednya banyak unggahan foto baru, ciye semoga tetap jaga kondisi dalam  kesehatan, jangan lupa tetap tunaikan kewajiban-Nya, sebagai Hamba-Nya kita di tuntut dimanapun dan kapanpun berada tetap tunaikan Sholat 5 waktu, itulah tiang agama bagi umat islam dimanapun, tetap tegakkan tiang agama tersebut agar terjaga selalu dari segala bentuk ujian dan cobaan yang kadang juga datang sebagai ujian yang menguji iman.
Btw yang udah nikah kayanya sik asik nih bakal banyak momen baru, mulai bangun tidur disiapin minum dan makan, sholat bareng, kemana mana barengaan terus hhe, naik motor udah single driver lagi, udah ada penumpang setia seumur hidup, bakal banyak senyum dan bahagia, bisa menghadapi segala masalah bersama-sama dan yang pastinya segala yang dilakukan terhitung ibadah. Gua pribadi ga bakal bahas keluarga sepesifik mungkin karena gua pribadi belum menikah jadi belum merasakan apa yang ada didunia keluarga terutama suami dan istri hhe, itu semua gua dapat cerita dari temen-temen yang sudah menggenapkan alias sudah membina hubungan halal.

TETAP JALANI HIDUP, APAPUN KONDISINYA, JANGAN MENYERAH HANYA KARENA KEADAAN, TETAP BERUSAHA SEBAIK MUNGKIN DENGAN BERPEGANG TEGUH PADA KORIDOR YANG DI RIDHO’I-NYA.





Menjaga Hati (1)

Menjaga Hati (1) Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hai Bro Sis, gimana kabarnya ? Semoga selalu dalam kondisi seha...